Pendiri

Syauqi, konsultan AI dan pendiri Nalurika

Syauqi adalah konsultan AI dari Yogyakarta, pendiri Nalurika, serta pendiri dan CEO Creativism, agensi digital marketing. Ia memakai otomasi di agensinya sendiri dulu, baru menawarkannya ke bisnis lain.

Ahmad Thariq Syauqi, pendiri Nalurika
Foto: dari situs pribadi Syauqi, mcsyauqi.com
Profil

Membangun dulu, baru menawarkan

Ahmad Thariq Syauqi, biasa dipanggil Syauqi, adalah pendiri dan CEO Creativism, agensi digital marketing di Yogyakarta.

Sebelum menawarkan otomasi ke orang lain, Syauqi menerapkannya di agensinya sendiri. Di Creativism, ia membangun alur otomasi untuk mencatat dan meneruskan lead baru, menyusun laporan klien, dan menjadwalkan konten media sosial (studi kasus workflow automation). Ia juga membangun satu alur untuk onboarding klien baru, dari deal ditutup sampai tim siap bekerja (studi kasus onboarding automation). Hasil keduanya kami rangkum di bagian studi kasus di bawah.

Cara kerjanya sebagai konsultan AI

Di situs pribadinya, Syauqi memperkenalkan diri sebagai AI consultant untuk bisnis Indonesia. Pendekatannya berangkat dari proses bisnis, bukan dari tren alat: setiap rekomendasi dimulai dengan memahami masalah, alur kerja, data yang tersedia, dan hasil yang ingin dicapai bisnis (profil Syauqi di mcsyauqi.com).

Fokusnya alur kerja AI untuk marketing, sales, konten, customer service, dan laporan, termasuk integrasi CRM, otomasi WhatsApp, Make.com, n8n, dan asisten AI internal. Itu sebabnya lini jasa Nalurika dimulai dari WhatsApp jualan yang rapi dan lead yang langsung tercatat di CRM.

Dari Praktisi, Bukan Teorisi.

Prinsip Syauqi di mcsyauqi.com
Studi kasus

Hasil di agensinya sendiri

Otomasi yang dibangun Syauqi untuk Creativism, menurut dua studi kasus di mcsyauqi.com.

Sumber: studi kasus di mcsyauqi.com (Creativism, workflow automation dan onboarding automation). Ini hasil di agensi milik pendiri, bukan hasil klien Nalurika. Angka dilaporkan sendiri oleh pendiri, diukur saat alurnya masih berjalan di n8n; operasional Creativism kini memakai Make.com.

Catatan angka

Cara membaca angka di atas

Angka-angka itu berasal dari studi kasus yang ditulis Syauqi sendiri tentang agensinya, jadi statusnya laporan sendiri, bukan audit pihak ketiga.

  • 10 jam per minggu adalah gabungan tiga pekerjaan yang diotomasi: notifikasi lead (4 jam), laporan (4 jam), dan penjadwalan konten (2 jam).
  • Kurang dari 5 menit adalah balasan otomatis pertama ke lead baru, dikirim dalam 30 detik, bukan balasan manusia. Sebelumnya lead menunggu rata-rata 2 sampai 4 jam.
  • +30% adalah lead yang tertangani per bulan, karena lead tidak lagi terlewat.
  • Alur di studi kasus itu dibangun di n8n. Menurut catatan pembaruan April 2026 di halaman yang sama, operasional Creativism kini memakai Make.com.

Sumber: studi kasus workflow automation Creativism. Angka hasil klien Nalurika baru kami tampilkan setelah ada baseline, ukur ulang hari ke-30, dan izin tertulis klien.

Kenapa Nalurika

Khusus untuk bisnis

Misi Nalurika: membantu bisnis mengoptimasi AI, dari sistem yang dipasang sampai tim yang bisa merawatnya sendiri.

Kami mengerjakan jasa AI untuk bisnis: WhatsApp jualan yang rapi, lead yang langsung tercatat di CRM, dan AI OS untuk tim. Untuk pemilik usaha dan tim yang ingin bisa menjalankannya sendiri, kami menyiapkan kursus AI, workshop, dan komunitas.

Nalurika hanya melayani bisnis. AI untuk kebutuhan pribadi adalah ranah situs pribadi Syauqi, mcsyauqi.com, bukan Nalurika.

Nalurika dan Creativism

Syauqi tetap memimpin Creativism, agensi digital marketing. Nalurika adalah merek terpisah yang fokus pada implementasi dan kelas AI, dan setiap proyeknya dipimpin langsung oleh Syauqi.

Kenapa belum ada studi kasus Nalurika

Nalurika baru mulai, jadi kami belum menampilkan klien. Angka di bagian studi kasus di atas adalah hasil di Creativism, agensi milik Syauqi sendiri. Studi kasus Nalurika baru terbit setelah proyek pertama selesai, lengkap dengan angka sebelum dan sesudah serta izin tertulis dari kliennya.

AI yang tahu
kapan berhenti.
Prinsip kerja

Piagam Nalurika

Ringkasan janji tertulis yang kami sertakan di setiap proposal.

AI kami pasang untuk meringankan kerja tim, dengan batas yang jelas. Ini yang kami pegang di setiap proyek:

  • WhatsApp hanya lewat jalur resmi Meta: aplikasi WhatsApp Business untuk usaha yang cukup dengan agen bawaan, atau WhatsApp Business Platform melalui mitra penyedia resmi. Pilihannya kami tentukan bersama Anda lewat simulasi biaya, tidak pernah lewat gateway tidak resmi.
  • Nomor, akun bisnis, dan template pesan atas nama Anda, bukan atas nama kami.
  • Simulasi biaya Meta dan API sebelum mulai, tanpa mengandalkan kuota gratis, lalu laporan biaya setiap bulan.
  • AI tidak dijanjikan bisa menjawab apa saja. Setiap asisten punya batas topik.
  • Selalu ada serah-terima ke manusia, dengan jam layanan manusia yang jelas.
  • Alur, dokumentasi, dan data milik Anda, dan bisa dipindah ke vendor lain.
  • Tidak ada janji pemasangan instan.
  • Data pribadi pelanggan Anda diproses dengan perjanjian pemrosesan data, dan akses kami dicabut saat kontrak selesai.

Versi lengkapnya ada di halaman jasa AI untuk bisnis.

Kanal

Belajar dari Syauqi

Di kanal YouTube @mcsyauqi, Syauqi berbagi pengalaman menerapkan AI dan otomasi untuk bisnis. Ia juga ada di Instagram @mcsyauqi.

Baca Artikel Nalurika
Mulai

Ceritakan kebutuhan AI bisnis Anda

Ceritakan kondisi bisnis Anda dan pekerjaan yang ingin dibantu AI lewat WhatsApp. Kami membalas di jam kerja.

Konsultasi dengan Syauqi